Kamis, 19 September 2024 Guru-guru TK dari Organisasi Profesi IGTKI-PGRI Kapanewon Nanggulan yang tergabung dalam suatu wadah Komunita Belajar “Gumregah” menyatukan tekad dan semangatnya untuk menambah wawasan tentang asesmen nasional. Pukul 11.30 WIB guru-guru TK tersebut telah berkumpul di TK PGRI Nanggulan untuk melakukan perjalanan dengan bis menuju Balai Besar Guru Penggerak Daerah Istimewa Yogyakarta (BBGP DIY). Acara menimba ilmu tersebut dijadwalkan mulai pukul 13.00 sampai dengan 16.00 WIB.
Setelah melalui perjalanan yang diwarnai dengan kisah penuh perjuangan mulai dari jalur yang ditutup, tersesat dan mengalami insiden kecil bis menyerempet mobil, akhirnya rombongan tiba di BBGP DIY pada pukul 14.00 WIB, terlambat dari jadwal yang telah ditetapkan. Namun hal itu tak menyurutkan niat dan semangat para guru tersebut untuk menimba ilmu.
Di awal acara, dengan menempati ruang pojok PMM, para guru diperkenalkan dengan Radio Edukasi BBGP DIY yang mengudara pertama kali pada 25 Oktober 2007. Radio yang memiliki tagline: “cerdas, santun, dan menghibur” tersebut juga senantiasa aktif berperanserta dalam memfasilitasi komunitas belajar daring. Dalam kesempatan tersebut, dua guru TK beruntung mendapatkan doorprice berupa hoodie keren dari BBGP.
Acara dilanjutkan dengan Paparan mengenai Kiat-kiat Menghadapi Asesmen Nasional dari Narasumber Ibu Arfianti Lababa, sebagai inti dari kegiatan tersebut. Dalam paparannya, Ibu Arfianti menyampaikan bahwa dalam asesmen nasional yang harus dipahami oleh guru TK adalah meskipun asesmen ini tidak langsung diterapkan pada anak TK, penting bagi guru TK untuk memahami tujuan asesmen nasional yaitu meningkatkan kualitas pendidikan dengan mengukur literasi dan numerasi serta karakter siswa melalui survei lingkungan belajar. Pengaruhnya terhadap Lembaga TK adalah bahwa guru TK harus menyadari bagaimana asesmen nasional dapat mempengaruhi sekolah dasar yang akan menjadi tempat siswa TK melanjutkan pendidikannya, sehingga guru TK bisa memberikan dukungan yang tepat dalam masa prasekolah.
Banyak pemahaman baru yang didapatkan dari kegiatan ini, sehingga guru-guru pulang dengan rasa puas meskipun harus sampai di rumah masing-masing saat hari telah berganti malam. Semangat untuk belajar hal baru mengalahkan rasa lelah, demi meningkatkan profesionalisme sebagai pendidik agar tercapailah Pendidikan yang berkualitas.




